Linjamsos: Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial kunjungi juga www.kemsos.go.id, situs Kementerian Sosial RI

Penyerahan Bantuan Nontunai PKH tahap 3 di Sidoarjo

Dipublikasi pada Tuesday, 15 November 2016 oleh ria

Rasa Haru dan Bahagia Mewarnai Penyerahan Bantuan Nontunai PKH tahap ke-3 di Kabupaten Sidoarjo

 

Pelatihan PPNS 2012

Sidoarjo (14 November 2016)* - Perasaan haru dan penuh suka cita melingkupi hati para ibu warga Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo yang hari ini menerima bantuan sosial Nontunai Program Keluarga Harapan (PKH) tahap ke-3. Dalam acara yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Porong ini beberapa ibu menyampaikan beragam pendapat dan harapan. Ibu Uripah (45) warga Desa Candi Pari Kecamatan Porong mengaku terharu menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang juga berfungsi sebagai kartu ATM. "Sempat bingung dan ragu kira-kira bisa apa tidak. Tapi alhamdulillah ada pendamping PKH jadi bisa minta diajari menggunakan kartunya," kata Siti Badriyah.

 



Pelatihan PPNS 2012

Lain lagi pendapat Ana (34) warga Desa Kesambi, Kecamatan Porong. Ibu dengan 3 anak ini mengaku perasaannya campur aduk. "Senang sekali. Baru kali ini pegang kartu ATM. Saya juga belum pernah ke ATM ambil uang semoga nanti bisa ambil sendiri," kata ibu yang sehari-hari membantu suaminya membuat dandang untuk dijual. Ana adalah ibu tiga anak yang saat ini bersekolah di TK, SMP dan SMA. Usaha membuat dandang yang dirintis suaminya menghasilkan rata-rata uang 2 juta dalam satu bulan. Uang ini diakuinya tidak mencukupi untuk membiayai kebutuhan sehari-hari keluarganya. "Adanya uang bantuan PKH ini bisa saya gunakan untuk bayar sekolah dan beli susu untuk anak-anak," ungkapnya sambil menunjukkan kartunya yang berwarna merah putih bergambar peta Indonesia.

 

Pelatihan PPNS 2012

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI, Harry Hikmat mengungkapkan pada 2016 bantuan sosial PKH mulai disalurkan secara nontunai. Dalam program ini, Kemensos bekerja sama dengan Himpunan Bank-Bank Milik Negara (HIMBARA). "Melalui pencairan bansos nontunai berbasis keuangan inklusif, penerima manfaat PKH kini tidak menerima uang tunai, tapi dalam bentuk tabungan. Lebih mudah dan praktis. Tinggal gesek kartunya. Ibu-ibu juga bisa menabung dengan kartu ini," ujar Harry.

 

Pelatihan PPNS 2012

Total bansos PKH untuk Kabupaten Sidoarjo pada 2016 sebesar Rp18.143.470.000 untuk 9.913 keluarga. "Secara nasional jumlah dana yang telah dibukakan rekening dan dialihkan ke e-wallet adalah 392.363 penerima dari 695.492 penerima, senilai134.3 miliar. Sementara jumlah yang sudah disalurkan dan diterima kartu PKH sebanyak 57.003 orang, senilai 20.18 miliar, sebanyak 9 persen diantaranya ditabungkan," demikian Harry Hikmat.(Ditulis oleh Biro Humas)

 

Posted in jamsos

Associated Topics

jamsos

 

logo kementerian sosial