Linjamsos: Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial kunjungi juga www.kemsos.go.id, situs Kementerian Sosial RI

Bakti Sosial & Jamnas Tagana

Dipublikasi pada Thursday, 22 September 2016 oleh ria

Semangat Berbagi dan Peduli Selimuti Jamnas & Bakti Sosial Tagana

 

Pelatihan PPNS 2012

Balikpapan (17/9/16), bukan pemandangan yang biasa jika Pantai Lamaru, Balikpapan menjadi lautan Tagana. Sekitar 1300 relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) berasal dari seluruh Indonesia berkumpul dan menjadi satu membawa spirit yang sama “berbagi dan peduli pada sesama” dalam aksi donor darah, penanaman 500 batang pohon perdu, pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) di wilayah Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara dan di Kecamatan Lamaru, Kota Balikpapan, serta penyuluhan dan simulasi gempa dan tsunami bagi 400 siswa SD, SMP, dan SMA di Kota Balikpapan. Selain itu, para Tagana juga telah membagikan kaki palsu, tongkat berjalan bagi tuna netra, alat bantu dengar, kacamata baca bagi 500 masyarakat tidak mampu, 432 jaket bagi para nelayan dan tukang ojek, serta pemberian 1.000 vitamin dan makanan tambahan bagi para lansia hingga penyerahan 1.000 bingkisan sembako dan 400 penderita kusta. Atas nama kemanusiaan, bakti sosial yang dilakukan oleh para Tagana tersebut terasa berbeda. Solidaritas dan kebersamaan para Tagana tampak dalam setiap kegiatan bakti sosial tersebut.

 



Pelatihan PPNS 2012

Berbagi dan peduli sesama bukan hanya sekedar simbol yang menempel pada baju Tagana, namun jiwa dan semangat itu melekat pada diri mereka. Sejak perayaan Hari Kemanusiaan se-Dunia hingga Jambore Nasional Tagana, serangkaian bakti sosial telah dilakukan oleh Tagana bersama dengan berbagai unsur relawan lainnya di seluruh Indonesia. Bakti sosial yang dilakukan di Pantai Lamaru pada 17 September lalu merupakan puncak bakti sosial yang dilakukan sejak beberapa minggu sebelumnya. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Jambore Nasional Tagana yang ke 11 dan Hari Kemanusian se-Dunia 2016 yang dipusatkan di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur. Dengan mengambil tema “Bersama Mengatasi Bencana di Bumi Kita” atau dalam bahasa daerah Kalimantan Timur “Penglarang Bala Di Odah Etam”.

 

menses lamaru

Jambore Nasional Tagana berlangsung mulai 15—17 September 2016 dipusatkan di Pantai Lamaru, Balikpapan. Dengan diiringi serangkaian acara yaitu bakti sosial, simulasi penanggulangan bencana, peningkatan kapasitas Tagana melalui lomba-lomba, Santi Aji, idea sharing session, pengibaran bendara Tagana dan Apel Siaga Bencana. Turut hadir pula 200 orang mitra kerja Tagana dari Badan SAR Nasional, Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, NGO/LSM bidang kebencanaan dan pemerhati kemanusiaan, pilar partisipan PSKS lainnya di Kalimantan Timur, kalangan dunia usaha beserta Team CSRnya. Lebih jauh kegiatan ini juga mengundang utusan negara-negara sahabat yaitu Myanmar dan Malaysia serta perwakilan PBB untuk kemanusiaan, Humanitarian Forum Indonesia dan jaringannya sebagai peninjau kegiatan sekaligus melakukan sharing informasi dan pengalaman terkait bidang kebencanaan dan kemanusiaan.

 

menses lamaru

Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa dalam arahannya menyampaikan “Satukan hati, satukan langkah dan satukan energi kita. Perbedaan suku, agama, adat dan kebudayaan harus menjadi satu kesatuan untuk memberikan pertolongan dan pelayanan atas nama kemanusiaan. One humanity saya minta harus menjadi ruh dari seluruh pergerakan Tagana di Indonesia,” demikian yang beliau tekankan pada Apel Jambore Nasional Tagana 2016 ke 11 di Pantai Lamaru. Sementara Asisten Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalimantan Timur, Bere Ali yang mewakili Gubernur Awang Faroek Ishak, menucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Sosial sebagai tuan rumah pada Bakti Sosial dan Jambore Nasional Tagana 2016 dan berpesan pada seluruh Tagana, khususnya Tagana Kalimantan Timur agar tidak kendur dalam upaya kemanusiaan. “Mari teguhkan semangat, komitmen dan pengabdian tinggi dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan. Oleh karena itu, potensi dan pengabdian relawan Tagana yang sangat besar ini harus dibina secara berkesinambungan agar dapat menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dengan baik untuk masa sekarang dan masa-masa yang akan datang,” tegas Bere.

 

penyerahan bantuan

Pada kesempatan yang sama Mensos juga menyerahkan bantuan berupa 6 unit mobil dapur umum, 1 unit truk angkutan, 1 unit mobil Rescue Tactical Unit (RTU) dan 8 trail TRC bagi masyarakat Kalimantan Timur yang diterima langsung oleh oleh Asisten Kesejahteraan Bere Ali. Sekaligus mengukuhkan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Gubernur Provinsi Kalimantan Timur dan Walikota Balikpapan sebagai Pembina Tagana Indonesia. Dipenghujung acara, Tagana dan seluruh Sahabat Tagana melakukan simulasi penanggulangan korban di laut, sekaligus penanda berakhirnya Bakti Sosial dan Jambore Nasional Tagana 2016 di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Bravo Tagana… Bersama Mengatasi Bencana di Bumi Kita!

 

(Ditulis oleh : riafakhriah & Fotografer : Achmad Sugito)

 

penyerahan bantuan

penyerahan bantuan

penyerahan bantuan

penyerahan bantuan

penyerahan bantuan

Posted in pskba

Associated Topics

pskba

 

logo kementerian sosial