Linjamsos: Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial kunjungi juga www.kemsos.go.id, situs Kementerian Sosial RI

Tagana dan Sahabat Tagana Bantu Korban Banjir Jati Asih

Dipublikasi pada Monday, 25 April 2016 oleh ria

banger jati ash

Jumat 22 April 2016, Direktur PSKBA, Adhy Karyono yang baru tiga jam dilatik sebagai Direktur PSKBA oleh Menteri Sosial langsung mendapat mandat melakukan pemantauan kondisi banjir di Jati Asih Bekasi  bersama Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Harry Hikmat.

 

Banjir yang terjadi tepat pada Kamis, 21 April lalu pada pukul 11.15 wib tersebut merupakan imbas dari jebolnya tanggul Perum Pondok Gede Permai, Jatiasih. Lokasi terparah berada di perumahan Pondok Gede Permai dan perumahan Vila Nusa Indah 1 dan 2 Jatiasih Bekasi hingga mencapai 4 meter. Banjir yang sempat surut pada Kamis malam hingga 1,5 meter kembali naik Jumat dini hari hingga mencapai 2,5 meter.


banger jati ash

banger jati ash banger jati ash
Berdasarkan pemantauan, genangan air akibat meluapnya Kali Bekasi sudah surut, meninggalkan bekas lumpur yg cukup parah. Pada Minggu pagi 24 April 2016,  dilaksanakan bakti sosial sebagai tindaklanjut kunjungan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial dan Direktur PSKBA yang bertujuan untuk membantu masyarakat korban banjir dalam pembersihan lumpur dan puing-puing sisa banjir dengan melibatkan seluruh stakeholder dan relawan penanggulangan bencana.banger jati ashbanger jati ashbanger jati ash Masyarakat korban bencana sangat membutuhkan air bersih, makanan siap saji dan alat-alat kebersihan. Sebanyak 23 Tagana turun membantu evakuasi dan pembersihan lokasi banjir, serta mendirikan dapur umum guna menyuplai nasi bungkus minimal 1000 bungkus untuk satu kali masak di bantu 7 orang Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). Bakti sosial tersebut melibatkan seluruh OPD Kota Bekasi, relawan, oraganisaai sosial dan CSR dunia usaha, Tagana sebanyak 15 personil dan sahabat Tagana dari  Wana Bhakti (Pramuka) Kota Bekasi sebanyak 13 personil

 

banger jati ash
Berdasarakan hasil breefing bersama bersama Wakil Gubernur, BPBD, Walikota dan Wakil Walikota Bekasi disimpulkan bahwa kejadian bencana di Jati Asih sebagai akibat mitigasi Bencana Disik yg kurang memadai terkait dengan konstruksi tanggul yg kurang kuat dan koordinasi antara Pusat dan Pemda terkait early warning atas informasi debit air Kali Bekasi di titik Sentul dengan pintu air Bekasi. Untuk sementara dilakukan penahanan tanggul dengan memasang kawat penahan, selanjutnya akan direncanakan pembangunan tanggul secara permanen dan mekanisme pengelolaan air Kali Bekasi. Secara umum operasi kemanusiaan bencana banjir di bekasi berjalan baik, bahkan jumlah personil dan bantuan masyarakat sudah lebih dari cukup.banger jati ashbanger jati ash

Posted in pskba

Associated Topics

pskba

 

logo kementerian sosial